Pangkalpinang, Gaspar86.com — Menyikapi insiden aksi damai masyarakat penambang yang berujung anarkis di Pangkalpinang, Organisasi Kemasyarakatan Barisan Muda Patriot Bangka Belitung (BMPBB) mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap berpikir jernih, menjaga kondusifitas, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks yang beredar.

Peristiwa tersebut, menurut BMPBB, seharusnya menjadi bahan introspeksi bersama bagi pemerintah daerah, aparat keamanan, dan pihak PT Timah Tbk (TINS) agar lebih peka, proaktif, serta bijak dalam merespons persoalan sosial dan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah lingkar tambang.
“Walaupun aksi damai masyarakat penambang kemarin sempat diwarnai tindakan anarkis, kami mengimbau agar seluruh pihak bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jangan sampai masyarakat terprovokasi oleh berita bohong atau ujaran kebencian yang bisa menimbulkan konflik sosial baru,” ujar Bung Hartoni Indra, atau yang akrab disapa Bung Toni Cobra, selaku Dewan Penasehat Ormas BMPBB mewakili Ketua Umum BMPBB, Bung Deki Kurniawan, yang berhalangan hadir.
Dalam kesempatan itu, Bung Toni Cobra tampak hadir bersama unsur Forkopimda, para pimpinan ormas dan LSM, serta sejumlah tokoh pemuda lainnya. Ia menegaskan bahwa BMPBB sebagai organisasi sosial kemasyarakatan akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan PT Timah yang berkaitan langsung dengan masyarakat lingkar tambang.
“Kami berharap kebijakan yang diambil PT Timah maupun pemerintah tidak menimbulkan konflik baru yang bisa merugikan masyarakat serta mengganggu kesejahteraan dan keamanan daerah,” tambahnya.
Lebih lanjut, BMPBB meyakini bahwa seluruh tokoh masyarakat, pemerintah daerah maupun pusat, aparat keamanan, dan media akan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kedaerahan dan kearifan lokal, dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam penutup pesannya, Bung Toni Cobra menyampaikan refleksi moral:
“Dalam hidup yang cuma sementara ini, pangkat, gelar, dan harta itu terbatas. Namun cara kita memperlakukan orang lain akan selalu diingat seumur hidup. Semoga menjadi pelajaran bagi para pejabat yang sedang berkuasa di manapun berada, agar tidak semena-mena terhadap rakyat.”
Sebagai penegasan, BMPBB mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan bersama-sama aparat keamanan TNI–Polri menjaga ketertiban serta menciptakan suasana Bumi Serumpun Sebalai yang aman, damai, dan kondusif.

















